Wednesday, May 17, 2017

Menjaga Masa

Bismillahirrahmaanirrahim.

“Kehilangan waktu itu lebih sulit daripada kematian, karena kehilangan waktu membuatmu jauh dari Allah dan Hari Akhir, sementara kematian membuatmu jauh dari kehidupan dunia dan penghuninya saja.” -Ibnu Qayyim

10 hari menjelang Ramadhan.
9 hari menjelang 2nd Professional Exam.

Study week; Minggu 1.

Coretan petang hari, setelah bersembang santai dengan ummi, sambil print out beberapa nota ringkas lagi. Hmm.

Pesan ummi, jagalah masa. Sayanglah masa.
Rancang aktiviti harian. dengan realistik.
Pastikan tidur awal, bangun awal, jangan tidur lepas subuh.
Start your day early, freshly.

Yang penting kena mula buat. Walaupun memang bila nak mula tu yang payah.
Ummi kata, bila tak mula menghadap kerja atau buku atau nota tu, memang akan rasa macam tak ada benda nak buat. 

dan kata ummi juga, kadang-kadang kita akan rasa malas nak fikir tentang semua benda, lalu kita pilih untuk lari dari semua benda, tak buat apa-apa (atau tidur atau main); tapi itu sesekali tidak akan mengurangkan beban kerja kita tu. Jadi pilihan yang ada ialah MULA dan BUAT. MULA BUAT.


True much, ummi.







“Keberuntungan paling besar di dunia ini adalah kamu menyibukkan dirimu di sepanjang waktu dengan perkara-perkara yang lebih utama dan lebih bermanfaat untukmu kelak di hari akherat. Bagaimana mungkin dianggap berakal, seseorang yang menjual surga demi mendapatkan kesenangan sesaat? Orang yang benar-benar mengerti hakikat hidup ini akan keluar dari alam dunia dalam keadaan belum bisa menuntaskan dua urusan; menangisi dirinya sendiri -akibat menuruti hawa nafsu tanpa kendali- dan menunaikan kewajiban untuk memuji Rabbnya. Apabila kamu merasa takut kepada makhluk maka kamu akan merasa gelisah karena keberadaannya dan menghindar darinya. Adapun Rabb (Allah) ta’ala, apabila kamu takut kepada-Nya niscaya kamu akan merasa tentram karena dekat dengan-Nya dan berusaha untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya.” - Ibn Qayyim

0 Your Voice: